Selamat ulang tahun, Chairmate! Selamat menempuh usia baru! Semoga panjang umur, sehat selalu, diberi kemudahan untuk mencapai segala cita-citanya, langgeng terus sama suami khayalan yang katanya ada di Turki Sulaiman, pokoknya aku mendo’akan segalanya yang terbaik bagimu!
Sekilas tentang Shafira Fawzia binti Ahmad.

- Shafira dengan pandangan tak lurus ke kamera.

- Shafira dengan selonjoran maut.

- Shafira dengan wajah cengo’ dan caleuy.
Hal yang biasa.

- Kasih deh. Shafira yang CANTIK.
“Kenapa nama kamu Fawzia, bukan Fauziah?”
“Karena aku bukan orang Sunda.”
*Intermezzo*
Jadi gini ya, aku kenal Shafira dari kelas XI. Aku kira dia orang yang kalem, pendiem, santai, damai, aman, dan tentram. Pernyataan, “Don’t judge a book by its cover.” itu benar. Dia orangnya sinetron abis gela tau gak seh loh. Kalau elo suka mantengin Putri yang Ditukar atau Kupinang Kau dengan Bismillah atau Arti Sahabat, ya, sifat dia ada di semua sinetron tersebut. Dikit-dikit ketubannya pecah. Dikit-dikit nyari Sulaiman. Gak kalem, gak diem, pokoknya kaya lagi gempa bumi sama gunung meletus aja. Orangnya baik, sangat baik. Bijak. Gak plin-plan. Teguh pendiriannya, kokoh, kayanya pake semen Tiga Roda. Suka merendah untuk meroket. Akan tetapi, ada kalanya dia sombong. Aku tau itu cuma bercanda, aku tau :’). Hanya saja, aku ngerasa dia kurang terbuka. Kita kurang terbuka. Hm. Tapi dia seperti lumba-lumba. Tapi kita sama-sama cantik kok. Apapun yang terjadi, kita cantik. *mensugesti diri sendiri*
Jadi, di kelas 3 ini, dia sebangku sama si eke. Semoga aja kamu betah ya duduk sebelah aku, tinggal beberapa bulan lagi kok :’). Kalau gak betah lagi, berarti susuk yang selama ini aku pake udah kadaluarsa :’).
Okay, sampai di sini dulu ya, Sobat Kolik! Maaf kalau ada kata-kata yang salah, menyakitkan hati, perih di lambung, bikin pusing kepala, sakit tenggorokan, sariawan, susah buang air besar, gatal-gatal, bersin-bersin, anemia, dsb. Terima kasih ya!!!
Sekali lagi, selamat ulang tahun, Shafira Fawzia Ahmad! Allah SWT. dan aku sayang kamu! :D
(Semoga) bukan sekedar teman sebangku,
Violla Reininda






